Tips Doyan Ngemil Tapi Tetap Langsing

Kali ini pola hidup sehat ingin berbagi tips bagaimana tetap langsing walaupun doyan ngemil. Loh… emang bisa? padahal kan kalau suka ngemil malah bikin gemuk. Emang sih tapi kalau gak diatur ngemilnya, kalau teratur maka sobat akan tetap tampil cantik dan langsing. Gak percaya silahkan disimak tips doyan ngemil tapi tetap Langsing dibawah ini.


 Nah, menurut Deborah Beauvais, yang merupakan juru bicara dari Academy of Nutrition and Dietetics, ternyata ada beberapa hal yang harus sobat jadikan rambu agar ketika ngemil tidak membuat gemuk. Selain ngemilnya diwaktu yang tepat juga diperhatikan jenis makanan apa yang sobat jadikan cemilan.Ok simak tips-tips agar tetap langsing walau sering ngemil.
1. Ngemil di saat sobat benar-benar lapar. Terkadang ketika sobat merasa bosa atau frustasi bawaannya ingin ngemil terus. Jangan sampai hal tersebut mengalahkan sobat untuk makan. Sebaliknya kalau rasa tersebut datang, perbanyak saja kegiatan fisik seperti jalan-jalan atau kumpul dengan teman-teman.
 
2. Mencoba untuk mengontrol porsi. Dua Puluh delapan gram almond mentah(sekitar 23 butir) memiliki 160 kalori dan sangat cocok untuk menunjang rencana makan sehat Sobat. Tapi jika sobat makannya berlebihan, malah bikin sobat kelebihan kalori. So.. inget ya kontrol porsi ngemil sobat..
3. Berpikir Kecil. Jangan berpikir jika sebungkus besar kue cokelat baru bisa membikin puas hasrat ngemil sobat, karena sebuah penelitian menunjukkan makan dengan porsi kecil pun sudah bisa memuaskan Sobat.

4. Jangan sampai terjebak kata-kata bebas lemak and tanpa gula,lo.. emang kenapa? Karena Bebas lemak, menurut Beauvais diartikan rendah kalori. Tapi ada beberapa produk yang memasang label tersebut, kalau dibandingkan dengan produk biasa ternyata perbedaannya tidak terlalu jauh. Maka Beauvais menyarankan agar sobat lebih teliti dalam memilih produk.

5.Rencanakan waktu ngemil Sobat akan lebih tidak tergoda pada camilan manis di depan mata ketika Sobat sudah membawa camilan sehat sendiri.

6. Jadwalkan Waktu ngemil sobat. Ngemil diantara waktu makan ternyata terbukti bisa mencegah untuk makan berlebihan diwaktu makan utama sehingga dapat membantu menjaga berat badan.

So.. mulai sekarang jangan takut untuk ngemil OK!!!

Apa Perlu Olahraga Jika Sudah Langsing? Ini Jawabannya

 

   Kelebihan berat badan memang merupakan salah satu masalah yang cukup umum dialami wanita. Mereka yang memiliki berat badan berlebih seringkali minder dan merasa kurang cantik, dan pada akhirnya menerapkan diet. Namun bagaimana dengan wanita yang sulit gemuk dan sudah dianugerahi tubuh yang langsing?
   Seringkali orang menganggap olahraga sudah tidak diperlukan lagi karena tubuh sudah langsing dan tidak memiliki masalah berat badan. Namun jangan salah Ladies, Anda yang sudah langsing atau memiliki perawakan tubuh ideal tetap membutuhkan olahraga atau latihan agar tetap bisa menjaga kebugaran tubuh, seperti dikutip dari www.mayoclinic.org.
   Alasan mengapa Anda tetap butuh latihan fisik atau olahraga adalah yang pertama, olahraga bisa membantu Anda menjaga berat badan tubuh ideal. Hal ini terutama sangat diperlukan jika Anda memiliki tubuh yang mudah gemuk. Kedua, kegiatan fisik seperti olahraga akan meningkatkan mood Anda.
Percaya atau tidak, jika Anda menggerakkan tubuh, Anda bisa melepas stress dan Anda merasa nyaman dengan hal itu. Mungkin ada beberapa orang yang tidak merasa nyaman dengan kegiatan olahraga, dan biasanya mereka adalah orang-orang yang sering mengeluh dan berbicara buruk tentang sesuatu. Jadi, gerakkan tubuh Anda dan kumpulkan energi positif dalam diri Anda Ladies.
   Ketiga, olahraga menurunkan risiko terserang penyakit ringan hingga penyakit serius termasuk diabetes dan tekanan darah tinggi. Jika Anda ingin membuang racun dan limbah dalam tubuh, maka olahraga adalah salah satu cara yang efektif. Keringat yang keluar dari tubuh adalah zat sisa yang buruk untuk tubuh, Anda akan menjadi lebih segar setelah melakukan olahraga.
   Keempat adalah membuat Anda cepat tidur. Hal ini bisa dirasakan langsung setelah Anda kelelahan olahraga. Tubuh yang telah membakar banyak kalori akan menjadi menumpuk asam laktat dan menyebabkan tubuh Anda mengantuk. Hal ini merupakan sinyal bahwa tubuh Anda harus istirahat. Jadi jika Anda mengalami insomnia, olahraga adalah obat kesehatan yang ampuh membuat Anda cepat tidur saat malam hari.
   Jadi, Anda yang langsing tetap membutuhkan olahraga ya, untuk melatih kebugaran tubuh dan menjaga kesehatan. Bukan berarti memiliki tubuh langsing tidak perlu olahraga.

4 Makanan Dan Minuman Berbahaya Yang Memperpendek Hidup Anda



   Tubuh Anda mungkin tahan terhadap segala penyakit atau mungkin Anda merupakan orang yang tidak mudah sakit. Namun jangan bangga dulu ladies, apalagi jika Anda suka makan atau minum minuman berikut ini. Anda mungkin menimbun cara untuk bisa mati lebih cepat.

   Karena seperti dilansir dari news.health.com, makanan dan minuman berikut bisa memperpendek masa hidup Anda. Bagaimana bisa? Ini karena kandungan di dalam makanan dan minuman tersebut berefek buruk pada bagian DNA bernama telomere, yang mengatur panjang pendeknya masa hidup tubuh. Yuk ketahui apa saja yang bisa makanan dan minuman tersebut.

  • Soda

    Minuman dengan tambahan karbon dioksida di dalamnya merupakan minuman buruk untuk tubuh, karena menurut sebuah penelitian yang pernah dilakukan oleh American Journal of Public Health, setiap konsumsi 2 ons porsi minuman soda dikaitkan dengan peningkatan penuaan hingga 4.6 tahun.Bahkan minum minuman kaleng soda manis setiap hari dapat meningkatkan risiko 67% lebih besar terkena diabetes tipe 2.
  • Daging olahan

    Banyak sekali olahan daging yang dikemas secara menarik dan tentu saja lezat disantap, namun pikirkan bahwa ternyata makanan seperti sosis, kornet, nugget dan lain sebagainya itu bisa memperpendek masa hidup telomere. Para peneliti menemukan bahwa mereka yang makan lebih dari satu porsi daging olahan setiap minggu, dapat memperpendek telomere dibanding mereka yang tidak makan sama sekali.
  • Daging merah

    Sudah lama diketahui bahwa konsumsi banyak daging merah sangat tidak baik karena bisa meningkatkan kolesterol, dan bahkan memicu penyakit jantung dan kanker. Semakin banyak konsumsi daging, semakin pendek telomere dalam tubuh. Hal ini sebenarnya juga berlaku untuk daging putih, namun tidak sebesar pengaruhnya daging merah.
  • Alkohol

    Tentu saja Anda tahu bahwa alkohol tidak pernah memberi efek baik untuk tubuh. Hal ini didukung dengan adanya penelitian yang dilakukan American Association for Cancer Research Annual Meeting pada 2010 bahwa alkohol dapat memperpendek telomere yang tentu saja memperpendek masa hidup Anda.

   Jadi, masih mau makan dan minum 4 jenis benda di atas lebih sering setiap hari, Ladies? Yuk jaga tubuh sehat dengan membiasakan makan dan minum yang sehat, Ladies.

5 Makanan Yang Mengandung Khasiat Penyembuh Alami

   Alam menyediakan berbagai bahan makanan yang tak hanya bisa mengenyangkan perut, namun memberikan khasiat yang bermanfaat bagi kita. Hal ini tentunya adalah kabar baik bagi mereka yang sulit sekali mengonsumsi obat dari dokter.
   Dilansir dari All Women Stalk, ada beberapa jenis makanan yang memiliki khasiat menyembuhkan secara alami. Bahan makanan ini juga tidak akan sulit Anda ditemukan di pasar atau bahkan kebun Anda sendiri.


  • Jahe

    Rempah satu ini memiliki khasiat menyembuhkan bagi Anda yang mudah merasakan capek, sakit kepala, kembung, morning sickness atau mabuk perjalanan. Konon mereka yang sakit kepala dan mengonsumsi jahe bisa lekas sembuh beberapa saat setelahnya.
  • Beetroot

    Beetroot atau buah bit merupakan alah satu jenis buah yang banyak digunakan untuk membuat smoothies. Kandungan buah ini memang sangat bagus untuk mengeluarkan racun dalam tubuh, melawan sel kanker, membersihkan hati, mengendalikan masalah pembuluh darah dan kolesterol dan sebagainya.
  • Daun Sirsak

    Daun sirsak memang terkenal sebagai salah satu alternatif untuk mengatasi kanker. Bila dijadikan teh, ramuannya bisa membantu kita mengatasi berbagai virus, tumor dan kanker. Namun perlu diperhatikan bahwa beberapa orang juga bisa alergi dan kurang cocok dalam mengonsumsi ramuan herbal semacam ini.
  • Bumbu Sup

    Bumbu dari menu sup yang terdiri dari kaldu, bawang, seledri, garam, gula, merica dan seledri bisa membantu mereka yang sedang terkena flu. Selain memberi tambahan tenaga, juga bisa menstimulus pernafasan dan membuat Anda segar kembali.
  • Belimbing

    Tak banyak orang yang melirik tanaman ini padahal ia termasuk penangkal radikal bebas yang cukup baik. Belimbing sangat cocok bagi mereka yang punya masalah tekanan darah tinggi, kolesterol dan berat badan. Makanan ini juga membantu Anda menanggulangi jerawat. Selain belimbing, putih telur juga ampuh mengatasi masalah jerawat. 

Pentingnya Konsumsi Karbohidrat Meski Anda Diabetes

  •  

   Anda mungkin akan cenderung menghindari karbohidrat yang terikat kuat dengan gula, glukosa dan lain sebagainya yang seharusnya Anda hindari. Namun karbohidrat ternyata juga memiliki peran tersendiri di dalam tubuh Anda yang tidak bisa diganti oleh nutrisi lain.


   Begitu juga yang disebut dalam www.health.com yang menemukan bahwa karbohidrat merupakan nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh dalam diet yang sehat, termasuk jika Anda mengalami diabetes melitus atau diabetes tipe 2. Namun tentu saja asupannya harus dibatasi dan tidak bisa sembarangan karena akan mempengaruhi kadar gula darah.



   Caranya agar bisa tetap makan karbohidrat meski Anda sedang memiliki diabetes adalah dengan makan karbohidrat kompleks dan konsumsinya disebar dari panggil hingga malam dan tidak dalam waktu yang berdekatan. Misalnya pagi jam 7 Anda makan apel dan roti gandum, maka 3 jam setelah itu Anda boleh makan pisang dua buah dan diikuti tiga jam setelahnya dengan karbohidrat lain. 



   Tujuan dari diadakannya asupan karbohidrat ini sekaligus juga memenuhi asupan nutrisi lain selain karbohidrat yang dikandung dalam makanan seperti vitamin dan mineral. Hal ini juga bertujuan untuk tetap menjaga keseimbangan diet dan nutrisi yang dibutuhkan tubuh.



   Namun tetap perlu diingat bahwa karbohidrat yang dipilih adalah karbohidrat yang sehat dan bukan karbohidrat sederhana yang justru akan menaikkan kadar glikemik darah Anda. Jadi, jangan lupakan karbohidrat ya Ladies. Anda juga membutuhkannya meski asupannya harus pilih-pilih agar tetap sehat.

Beredarnya Foto Penderita Kanker Laring di Internet dan Peringatan untuk Perokok

   Baru-baru ini sebuah foto di media sosial beredar. Foto tersebut adalah foto seorang penderita kanker laring yang bernama Robby Indra Wahyuda. Dalam foto itu, tertulis juga semacam sindiran untuk para perokok.


Foto: copyright facebook.com/yeindraFoto: copyright facebook.com/yeindra


   Dalam halaman Facebook-nya tanggal 24 Oktober 2014, ia juga menulis status, “Pasca beredarnya foto saya didunia maya tak sedikit yang mendoakan kesembuhan saya dan tak sedikit yang mendoakan saya cepat mati, ada jg yg bilang saya goblok karna shelfie di ruang simulator. Terlepas dari pro dan kontra saya masih bisa berfikir jernih. Dan saya hanya memohon maaf bila ada perdebatan antara anti rokok dengan ahli hisap. Saya cuma menunjukan bahwa saya contoh yg nyata penderita kanker larynx yg berusia 26 tahun.” (Robby Indra Wahyuda)

Lalu apa sebenarnya kaitan antara aktivitas merokok dengan kanker laring?


Kanker Laring Termasuk Jenis Kanker yang Jarang Terjadi
   Seperti yang dilansir oleh cancerresearchuk.org, di Inggris setiap tahunnya, jumlah penderita kanker laring tak lebih dari 2.400. Sementara itu 1 dari 100 kasus penyakit kanker adalah kanker laring. Kanker ini juga lebih sering menyerang pria daripada wanita. Pria memiliki kemungkinan 4 kali lipat lebih besar daripada wanita untuk terserang kanker laring.

   Umumnya, kanker laring ini lebih banyak menyerang orang-orang dewasa daripada orang muda. Hanya ada sedikit kasus penderita kanker laring yang berusia di bawah 40 tahun.


Faktor Utama Penyebab Kanker Laring
   Merokok dan minum minuman beralkohol adalah faktor utama penyebab kanker laring di dunia barat. Dengan kata lain, kita akan memiliki risiko lebih tinggi terserang penyakit kanker laring jika kita merokok dan minum minuman beralkohol setiap hari.


 
 
Alkohol dan rokok mengandung senyawa yang bisa meningkatkan risiko kanker. Alkohol akan melewati epiglotis ketika kita menelannya. Sementara jika merokok, asap rokok akan melewati laring dan menuju paru-paru. Peminum alkohol dan perokok berat berisiko tinggi terkena kanker di bagian atas pita suara (supraglotis) dan di area sekitar pita suara (glotis). 
 

   Dibandingkan dengan bukan peminum alkohol, peminum alkohol berat memiliki risiko 3 kali lebih besar terkena kanker laring. Bahkan minum minuman beralkohol kurang dari 2 gelas sehari juga bisa meningkatkan risiko terkena kanker ini.
   Sebuah ulasan dari 13 penelitian menunjukkan bahwa orang-orang yang berhenti minum alkohol bisa mengurangi risiko terkena kanker laring secara signifikan selama periode 5-10 tahun. Dan setelah itu risiko terkena kanker ini juga akan semakin menurun selama 20-30 tahun.

 
 
Semakin lama kita merokok dan semakin banyak rokok yang kita hisap setiap hari bisa semakin memperbesar risiko kita terkena kanker. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang merokok lebih dari 25 rokok per hari atau yang merokok lebih dari 40 tahun memiliki risiko terkena kanker laring 40 kali lebih besar dibandingkan non-perokok. 
 

   Non-perokok juga bisa terkena risiko penyakit kanker laring ini juga sering terpapar asap rokok di rumah atau tempat kerja selama lebih dari 15 tahun. Tapi masih butuh penelitian lebih jauh lagi untuk memastikan hal ini.


Faktor Lain Penyebab Kanker Laring
   Beberapa faktor lain yang bisa menyebabkan kanker laring antara lain faktor keturunan, pola makan yang buruk, kekebalan tubuh yang lemah, dan nyeri ulu hati (acid reflux).


  Ladies, sebelum terlambat, yuk kita cegah kanker laring bersama-sama. Caranya? Berhenti merokok, berhenti minum minuman beralkohol, lakukan medical check-up rutin, olahraga teratur, dan menjaga pola makan yang sehat.

Ngemil Apa Yang Sehat Saat Punya Diabetes Mellitus?

   Anda pasti tahu bahwa ngemil sebenarnya merupakan kebiasaan yang sangat buruk, apalagi jika pilihan makanan yang Anda makan adalah keripik yang banyak memiliki sodium, bahan pengawet dan lain sebagainya. Bahkan mungkin nilai nutrisinya tidak banyak dan malah memicu penyakit seperti kolesterol dan tekanan darah tinggi.

   Hal ini mungkin akan lebih susah jika Anda ternyata memiliki penyakit diabetes, karena camilan juga bisa berupa biskuit, dan makanan manis lainnya. Nah, jika Anda memiliki diabetes melitus atau tipe 2, Anda sebenarnya tetap bisa ngemil sehat. Seperti dikutip dari www.health.com, cemilan bukanlah makanan yang bisa dimasukkan dalam diet diabetes, namun bisa menjadi baik jika Anda tahu pilihan cemilan apa yang bisa membuat Anda sehat dan mendukung diet Anda.  

   Kuncinya adalah mengetahui makanan yang 'baik', ukuran porsi yang tepat, dan seberapa sering Anda bisa makan makanan tersebut. Makanan yang jadi cemilan harus memiliki kombinasi yang baik seperti lemak, protein dan karbohidrat yang mendominasi dari kandungan lainnya.

   Menurut seorang ahli gizi, cemilan yang baik adalah yang mengandung 15-30 gr karbohidrat dengan 100-200 kalori saja. Anda bisa memilih plain yogurt, popcorn tanpa mentega, dan buah-buahan serta kacang-kacangan. Cemilan untuk Anda pun memang sangat terbatas dan itulah yang harus diterima. Anda tidak mungkin bisa mengharapkan cheese cake atau kue bolu dan tart yang jelas-jelas bukan pilihan sehat.

   Anda juga perlu mengatur porsi yang bisa dimakan dan waktu yang tepat. Cukup satu mangkuk kecil kacang pada pagi dan sore hari dan lain sebagainya. Anda bisa memperkirakan berapa banyak karbohidrat dalam makanan tersebut dan mengatur jadwal kapan bisa ngemil. 

   Jadi, jangan ragu untuk ngemil jika Anda ingin, namun tahu batasannya ya Ladies.